ILMU KEWARISAN ISLAM DALAM SEBUAH PENGANTAR

  • Moch. Aufal Hadliq Khaiyyul Millati Waddin Universitas Al Falah As Sunniyah
Keywords: Ilmu Kewarisan Islam, Pengantar

Abstract

Ilmu kewarisan Islam hadir dalam kehidupan sosial kemasyarakatan salah satunya
bertujuan untuk mengatur dan memelihara harta (hifd al-Mal) yang dimiliki seorang hamba
atau kelompok tertentu. Ilmu waris Islam lebih bersifat prefentif terhadap kemungkinan
terjadinya konflik dalam keluarga perihal pembagian harta peninggalan (tirkah), sehingga
ilmu waris datang dengan sangat rinci, siapa yang berhak mendapatkan dan yang tidak, dan
berapa bagian masing-masing sesuai dengan ketentuan Allah. Tidak bisa ditambah dan tidak
bisa pula dikurangi sedikitpun atas bagian-bagian masing-masing, kecuali yang dibagi secara
khusus atas kasus-kasus tertentu. Jenis penelitian ini adalah kualitatif menggunakan sistem
penelitian kepustakaan (library research). Sumber primer, yaitu al-Qur’an, yakni ayat-ayat
yang berkaitan dengan kewarisan. Sumber sekunder, yakni kitab-kitab fikih khususnya ilmu
mawaris, seperti al-Mawaris fi al-Shari’ah al-Islamiyah karya Muhammad ‘Ali al-Sabuni, al-
Fiqh al-Islami wa Adillatuh karya Wahbah al-Zuhaili, atau buku-buku yang dipandang
sebagai referensi yang representatif, yang dapat memberikan keterangan dan informasi
mengenai persoalan kewarisan. Dari sini, melihat pentingnya tujuan ilmu kewarisan Islam,
maka penulis tergerak ingin membahas lebih lanjut dalam sebuah pengantar. Secara terperinci
akan dibahas berbagai permasalahan seperti pengertian, objek, tujuan, urgensi, pencetus,
sumber hukum, asas-asas, hubungan dengan ilmu-ilmu lain, hukum mempelajari, dan
permasalahan yang dibahas Ilmu Kewarisan Islam. Oleh karena itu, ditulislah artikel ini untuk
mempermudah pembaca dalam memahami unsur-unsur dasar dalam ilmu kewarisan Islam

Published
2024-05-20
Section
Articles