KOLABORASI PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA (PKM) UNIVERSITAS ISLAM JEMBER DENGAN MA AS-SHOFA JUBUNG MANGLI JEMBER DALAM PELAKSANAAN PRAKTIK PEMBELAJARAN
Abstract
The innovative collaboration between the Student Creativity Program (PKM) of Universitas Islam Jember (UIJ) and Madrasah Aliyah (MA) As-Shofa in Jubung Mangli, Jember, emerged from a strong commitment to tackle madrasah students' practical challenges stemming from limited laboratory equipment, scarce specialist teachers, and difficulties integrating Islamic values into science lessons. Over a full semester, a team of 5-10 students from UNISKA MAB's science education department stepped in with a STEM-based (Science, Technology, Engineering, Mathematics) collaborative model infused with Islamic nuances. This approach perfectly aligns with Qur'anic teachings that blend worldly knowledge and noble deeds, such as reflecting on the verse of universal creation in QS. Al-Anbiya: 30.
The program's core aims were to equip students with hands-on skills in biology (e.g., aquatic ecosystems), chemistry (acid-base titration tests), and physics (electric circuits) through direct guidance from the student team; to design fresh teaching modules merging national curricula with Qur'anic wisdom; and to upskill madrasah teachers via knowledge-sharing and tech-transfer sessions. Activities unfolded in phases: starting with field visits to assess needs, crafting simple modules and sourcing basic tools from PKM funds, then executing experiments in small groups under strict safety protocols plus moments of prayerful reflection on divine creation. Evaluation drew from pre- and post-tests, direct observations, in-depth interviews, qualitative triangulation across sources, and basic descriptive statistics. Obstacles like heavy rain or equipment shortages were creatively overcome using online simulations and community mutual aid.
Field results revealed clear breakthroughs: 85% of students gained independence in conducting experiments, scores rose by 20-30%, teachers rated satisfaction at 4.5/5, modules were adopted by neighboring schools, and the PKM team secured national publication. Socially, this initiative reshaped community views, positioning Islamic madrasahs as hubs of fresh ideas—echoing how positive interactions build strong institutional images. Moving forward, recommendations include expanding to other PKM types (like PKM-K or PKM-M), leveraging digital apps for progress tracking, and involving parents to sustain the university-madrasah synergy.
Strategic partnership between the university and MA As-Shofa via the Community Service Program (PKM) effectively blends academic expertise with real-world school needs to boost teaching quality and human resource capacity. Faculty lead by designing, guiding, and assessing science-based activities; students execute hands-on educational sessions while honing soft skills; and school teachers along with administrators supply student insights, facilities, and scheduling support to align efforts with daily operations. Success hinges on ample infrastructure and smooth coordination-communication, though challenges like limited tools or misunderstandings are overcome through simple innovations and regular meetings.
Keywords: PKM UIJ, madrasah practicum, Islamic STEM, community service, educational collaboration, MA As-Shofa Jember.
Abstrak
Kerjasama inovatif Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dari Universitas Islam Jember (UIJ) dengan Madrasah Aliyah (MA) As-Shofa di Jubung Mangli, Jember, lahir dari keinginan kuat untuk mengatasi masalah praktikum siswa madrasah akibat keterbatasan alat laboratorium, minimnya tenaga pengajar spesialis, serta tantangan menyatukan nilai-nilai Islam dalam pelajaran sains. Selama satu semester penuh, sekelompok 5-10 mahasiswa jurusan pendidikan sains UNISKA MAB turun tangan menerapkan model kolaborasi berbasis STEM (Sains, Teknologi, Teknik, Matematika) yang kental nuansa keislaman. Pendekatan ini selaras banget dengan ajaran Qur'ani yang memadukan pengetahuan duniawi dan perbuatan mulia, seperti saat merefleksikan ayat penciptaan semesta dalam QS. Al-Anbiya: 30.
Fokus utama program adalah membekali siswa kemampuan praktik nyata di bidang biologi (seperti ekosistem perairan), kimia (uji titrasi asam-basa), dan fisika (rangkaian listrik) lewat bimbingan langsung dari tim mahasiswa; merancang modul ajar segar yang menyatukan kurikulum standar nasional dengan hikmah Al-Qur'an; serta melatih guru madrasah agar lebih mumpuni melalui sesi berbagi ilmu dan teknologi. Kegiatannya berjalan bertahap: mulai dari kunjungan lapangan untuk cek kebutuhan, susun modul sederhana plus siapkan alat pakai dana PKM, lalu eksekusi eksperimen dalam kelompok kecil dengan pengawasan ketat soal safety dan tambahan doa renungan atas kebesaran ciptaan-Nya. Evaluasi dilakukan lewat tes awal-akhir, catatan pengamatan langsung, obrolan mendalam, serta campuran data kualitatif (triangulasi sumber) dan kuantitatif (statistik sederhana). Kendala macam hujan deras atau alat kurang diatasi kreatif pakai simulasi daring dan semangat tolong-menolong warga sekitar.
Dari hasil lapangan, terlihat lonjakan nyata: 85% siswa sudah bisa mandiri ngerjain praktikum, nilai mereka naik 20-30%, guru puas banget dengan skor 4,5/5, modulnya bahkan diadopsi sekolah tetangga, plus tim PKM lolos publikasi nasional. Secara sosial, inisiatif ini mengubah pandangan masyarakat bahwa madrasah Islam bisa jadi gudang ide segar, sesuai prinsip bagaimana interaksi baik membentuk citra positif lembaga. Ke depan, direkomendasikan perluas ke PKM jenis lain seperti PKM-K atau PKM-M, pakai app digital buat pantau progres, dan libatkan orang tua supaya program ini bertahan lama dalam sinergi kampus-madrasah.
Kerja sama strategis perguruan tinggi dengan MA As-Shofa melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berhasil memadukan ilmu pengetahuan kampus ke dalam realitas pendidikan madrasah, demi optimalisasi kualitas belajar dan pengembangan SDM. Dosen bertugas merancang, membimbing, serta mengukur hasil program secara berbasis sains, mahasiswa mengeksekusi aktivitas pengajaran langsung sambil melatih kemampuan lunak, dan guru plus pengelola sekolah menyumbang data siswa, fasilitas, serta penyesuaian jadwal agar kegiatan selaras dengan rutinitas harian. Fasilitas lengkap dan komunikasi terkoordinasi menjadi pendorong utama sukses, sementara kendala seperti minimnya alat bantu atau salah paham diatasi via inovasi sederhana dan pertemuan berkala.
Kata kunci: PKM UIJ, praktikum madrasah, STEM Islami, pengabdian masyarakat, kolaborasi pendidikan, MA As-Shofa Jember.
References
Chandra, A. N., & Lizelwati, N. (2022). Pengembangan Al-Quran Integrated Physics Practicum Manual sesuai dengan Kurikulum 2013 untuk Mengembangkan Keterampilan Praktis, Sikap Ilmiah, dan Sikap Religius untuk Siswa SMA IT / MA. Saintek: Jurnal Sains Dan Teknologi.
Dia adalah Gunesch, R., & Robin, N. (2018) (dalam bahasa Inggris). Meningkatkan pendidikan sekolah dalam sains, teknologi, teknik, dan matematika: metode praktis dan kerjasama internasional. Pamm.
Doyan, A., Susilawati, S., Handayani, Y., Muntari, M., Hakim, S., Infarlina, B. H., & Sahwi, S. (2023). Model Pembelajaran Pelatihan PjBL Berdasarkan Alat Praktikum Sains di Sekolah Pengasuh Islam Attohiriyah Alfadiliyah, Bodak, Lombok Tengah. Unram Journal of Community Service.
Halili, H. (2017). Peran perguruan tinggi dalam pembangunan daerah .
Hidayat, N., Hidayat, A., Taufiq, A., Supriana, E., Subadra, S. U. Aku., Herawati, L. R., & Yulianti, E. (2025). Pembelajaran Berbasis Laboratorium Terpadu di Pesantren: A Community Service Initiative di Darul Faqih Islamic Boarding School. GUYUB.
Junita, A., Wulandari, N., & Rahayu, Y. (2023). Pendampingan Pengetahuan Berbagi Penelitian Kelasros Rumah Jam Sekpetensi Guru Pondok Pesantren Saifullah Modern An-Nadliyah.
Markhamah, M., Sabardila, A., Rahmawati, L. E., Sufanti, M., Al-Ma'ruf, A. I., Prihatin, I., Kusmanto, H., & Lukiana, D. (2022). Mengintegrasikan terjemahan Al-Qur'an Teks dalam Pengembangan Bahan Pengajaran.
Masykur, R., Irwandani, İ., Pricillia, A. Y. M., & Aridan, M. (2024). Pengembangan e-modul sains dengan pendekatan STEM (Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika) untuk sekolah Islam. Jurnal Pendidikan Sains dan Matematika Indonesia.
McLaughlin, J. S., McLaughlin, G. W., & Muffo, J. A. (2001). Menggunakan Metode Kulitatif dan Kuantitatif untuk Tujuan Pelengkap: Studi Kasus. Arah Baru untuk Penelitian Kelembagaan.
Natasya, AT, Rahmawati, T., & Kurnia, B. (2024). Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas III pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Dengan Media Pembelajaran Audio-Visual di SD Negeri Pasirjati. Jurnal Pendidikan Hukum dan Bisnis .
Novita, L., & Januar, J. (2024). Hubungan Lembaga Pendidikan Islam Dan Masyarakat: Membangun Kolaborasi Untuk Kemajuan Bersama. Jurnal Idaaratul 'Ulum. https://doi.org/10.70688/idaarotululum.v6i2.431
Nur, M., Abbas, MH, Abdullah, E., Sumarni, S., Herlina, B., & Sulfiani, B. (2025). Kemitraan guru ipa: pendampingan implementasi ketentuan merdeka dan pemanfaatan platform merdeka mengajar. Jurnal Pengembangan Masyarakat . https://doi.org/10.31004/cdj.v6i1.41128
Rosyani, R., Muchlis, F., Napitupulu, D., & Faust, H. (2019). Golong royong (kerja sama) transformasi masyarakat pedesaan di Provinsi Jambi, Indonesia.
Ruslin, R., Idhan, M., & M., M. (2023). Membangun Kolaborasi dalam Pendidikan Tinggi Islam: Masalah dan Tantangan. Jurnal Internasional Ilmu Sosial dan Penelitian Manusia.
Sari, N., Lailatussyifa, L., Rahmi, N., Munawaroh, S., Silalahi, L. Z., Dan Rambe, A. H. (2023). Peran madrasah ibtidaiyah guru guru siswa (pgmi)-4 uninsu dalam pelayanan masyarakat terhadap bidang pendidikan di tanjung mulia. Jurnal Akademi Pendidikan: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependitik.
Wasehudin, W., Rohman, A., Wajdi, Muh. B. N., & Marwan, M. (2023). Mengubah Pendidikan Islam melalui Kurikulum Merdeka di Pesantren. Jurnal Pendidikan Islam.
Wibowo, AA, Prasetya, LA, Haq, STN, Rofiudin, A., Hendranawan, RS, Ichwanto, MA, Isnandar, I., Mariana, RR, Martin, D., & Suhendri, S. (2025). Analisis implementasi Teaching Factory (TEFA) dalam pembuatan video profil desa Pait. Jurnal Penelitian Instruksional .
Yuliana, G., Aunnurahman, Herawati, H., Sulistyarini, Maryuni, S., Rusdiyono, Bistari, Nurdini, A., Samodra, Y. T. J., dan Tiara. (2024). Memperkuat Kasus dan Metode Proyek untuk Kompetensi Peningkatan Siswa Kejuruan.
Hutapea, E. R., Atika, T., Kunci, K., &, M. Mengajar K. (2023). Mengajar Kampus sebagai Sarana untuk Meningkatkan Kreativitas Sekolah Dasar.
Yusuf, M., Saepudin, A., Prihadi, M. D., Kurhayadi, K., Kushendar, D. H., & Sulistyan, R. B. (2023). Lokakarya Untuk Dosen Untuk Meningkatkan Kompetensi Mereka.
Mu'in, B., Ahid, N., & Hamida, I. M. (2023). Peran Kepala Madrasaha serta Guru Yerul Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Jurnal Pendidikan Profesi Guru.
Hasanah, I., Rodiah, S., & AFIFAH, L. (2023). Fasilitas dan Infrastruktur 'implikasi Terhadap Guru 'Pedagogis Content Knowledge (PCK) Menyambut Merdeka Belajar Curriculum.
Vidyarthi, D. (2024). Pengajaran kolaboratif adalah prasyarat pembelajaran yang efektif. Jurnal Internasional Untuk Penelitian Multidisiplin.
Copyright (c) 2026 Syarifah rifa sakdiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




