PENANGANAN NEGATIF CIRCLE DI PESANTREN

  • Syarifatul Marwiyah Universitas Al Falah Assunniyah Kencong Jember
  • Mohammad Dasuki Universitas Al Falah Assunniyah Kencong Jember
  • Khoyyir Nuron Nafi’ah Universitas Al Falah Assunniyah Kencong Jember
  • Ida Zulfa Aini Universitas Al Falah Assunniyah Kencong Jember
  • Yulifah Yulifah Universitas Al Falah Assunniyah Kencong Jember
  • Nuriyah Wardani Universitas Al Falah Assunniyah Kencong Jember
  • Faiqotul Himmah Universitas Al Falah Assunniyah Kencong Jember
  • Wardatul Kamilah Universitas Al Falah Assunniyah Kencong Jember
  • Siti Sururun Marfu’ah Universitas Al Falah Assunniyah Kencong Jember
  • Hilwi Asna Fathiyah Universitas Al Falah Assunniyah Kencong Jember
  • Sasa Amelia Putri Universitas Al Falah Assunniyah Kencong Jember
  • Safira Rizki Zulkarnaein Universitas Al Falah Assunniyah Kencong Jember
  • Lailatul Fitriah Universitas Al Falah Assunniyah Kencong Jember
  • Zahro Arum Afiati Universitas Al Falah Assunniyah Kencong Jember
  • Anggun Cahyaning Ati Universitas Al Falah Assunniyah Kencong Jember
  • Ilma Ainun Nazila Universitas Al Falah Assunniyah Kencong Jember
  • Lailatul Khoirotul Fajariyah Universitas Al Falah Assunniyah Kencong Jember
  • Aura Fatimah Azzahra Universitas Al Falah Assunniyah Kencong Jember
  • Aisyatul Itho’ah Sadatunnisa’ Universitas Al Falah Assunniyah Kencong Jember
  • Fatma Zahrotun Nisa Universitas Al Falah Assunniyah Kencong Jember
  • Arini Maulidia Universitas Al Falah Assunniyah Kencong Jember
Keywords: negative circle, pesantren, student behavior, PAR, character development

Abstract

The phenomenon of negative circles at Pondok Pesantren Assunniyyah Putri Kencong Jember is reflected in student behaviors that are inconsistent with pesantren values, such as staying up late, low discipline, and poor dormitory cleanliness. This community engagement program aims to break these negative behavioral cycles through a Participatory Action Research (PAR) approach involving caregivers, supervisors, university students, and the santri. The PAR stages consisted of participatory inquiry, change-oriented action, and collective reflection, with an emphasis on emotional mentoring, positive habit formation, and strengthening role modelling within the dormitory setting. The program demonstrated significant improvements across several indicators. Students’ knowledge of pesantren rules increased from 50 to 75, while pro-discipline attitudes rose from 2.0 to 4.0. Behaviorally, the proportion of students sleeping before 22:00 increased from 40% to 75%, prayer attendance improved from 75% to 90%, and dormitory cleanliness rose from 40% to 80%. Weekly disciplinary violations declined from 10 cases to 4 cases, and caregiver satisfaction reached 75%. The main limitation of the program lies in the short monitoring period, which may not fully capture the long-term consistency of behavioral change. The PAR model has potential for replication in other pesantren contexts with contextual adjustments and stronger long-term monitoring mechanisms.

References

Abdurrahman, A. (2020). Sejarah Pesantren Di Indonesia: Jurnal Penelitian Ilmiah INTAJ, 4(1), 84–105. https://doi.org/10.35897/intaj.v4i1.388

Aimah, S. R. & S. (2023). Al-Amin : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Humaniora. Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 1(1), 19–29. https://ejournal.stai-alkifayahriau.ac.id/index.php/alamin/article/view/231

Al-Qaradawi, Y. (1960). Al-Halal wal Haram fi’l Islam. al-Maktab al-Islami.

Anisa Nurbaiti, Utari Mutiara Ayu, Setya Prihatining Tyas, Bernika Meilani Ifada, & April Laksana. (2024). Pengaruh Human Relations Mahasiswa dalam Menyelesaikan Konflik di Lingkup Pertemanan. Konsensus : Jurnal Ilmu Pertahanan, Hukum Dan Ilmu Komunikasi, 1(6), 52–59. https://doi.org/10.62383/konsensus.v1i6.447

Arifandi, M. Z., Rohmah, L., Bukhori, I., & Hamdi, M. (2025). Pengembangan Kemampuan Public Speaking Santri Melalui Pelatihan Khusus Di Pondok Pesantren Assunniyyah Kencong-Jember. Pandalungan: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 263–271. https://doi.org/10.62097/pandalungan.v3i2.2183

Avivah Rahma Dini, Deti Novianti, Noer Hanifah Lestari, Anaas Tri Ridlo Dina Yuliana, & Fadhlurrahman Fadhlurrahman. (2025). Peran Pengelola Pesantren dalam Menyelesaikan Permasalahan di Pondok Pesantren Al-Manar Putri. Akhlak : Jurnal Pendidikan Agama Islam Dan Filsafat, 2(2), 154–171. https://doi.org/10.61132/akhlak.v2i2.654

Ayni, N., Azizah, R. N., & Pribadi, R. A. (2022). Pengaruh Kegiatan Pembiasaan Terhadap Pembentukan Karakter Disiplin. Jurnal Pendidikan Dan Kewirausahaan, 10(1), 267–277. https://doi.org/10.47668/pkwu.v10i1.353

Dachi, O., & Telaumbanua, B. (2022). Peran Guru Mendampingi Siswa Korban Bullying. SUNDERMANN: Jurnal Ilmiah Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora Dan Kebudayaan, 15(2), 99–105.

Damayanti Putri. (2017). Kecerdasan Emosional dan KualitasHubungan Persahabatan. Gadjah Mada Journal of Psychology, 3(2), 86–97.

Furqon, M. A. (2023). Pelaksanaan Program Pembiasaan Keagamaan Dalam Pembentukan Karakter Religius Peserta Didik Implementation Of Religious Habituation Program In The Formation Of Religious Character Of Students. 3(1), 78–88.

Iffa, O. :, Umaira, R., Fatah, R. A., & Roziqi, M. F. (2025). PT. Media Akademik Publisher PENGARUH CIRCLE PERTEMANAN TERHADAP KERPIBADIAN SISWA KELAS 12 DI MA MAHASINA BEKASI Syauqi Syahla Ibtisamah 3. Jma), 3(7), 3031–5220.

Ishaq, M., Mubassir, A., Arifin, M. Z., Saiful, M., Prasetiya, B., Islam, P. A., & Dahlan, A. (2025). Membangun Kesadaran Masyarakat Di Lingkungan Perkampungan Desa Transisi Kota: Pendekatan Participatory Action Research. Naafi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 2(1), 2025. https://doi.org/10.62387/naafijurnalilmiahmahasiswa.v2i1.117

Khotimah, H. (2020). Internalisasi Moderasi Beragama Dalam Kurikulum Pesantren. Rabbani: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1), 62–68.

Mahardika, I. K., Handon, S., Ernasari, Rofida, H. A., Zahro, F., & Seftiyani, M. A. (2023). Pengaruh Circle Pertemanan Terhadap Indeks Prestasi Akademik Mahasiswa. Hakikat Fisika Sebagai Pilar Kehidupan, 7(12), 30–34.

Mahdi, A. (2013). Sejarah Dan Peran Pesantren Dalam Pendidikan Di Indonesia. Jurnal Islamic Review, II(1), 1–20. https://doi.org/10.35878/islamicreview.v2i1.29

Malach-Pines, A. (2005). The burnout measure, short version. International Journal of Stress Management, 12(1), 78.

Mita Silfiyasari, & Ashif Az Zhafi. (2020). Peran Pesantren dalam Pendidikan Karakter di Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 5(1), 127–135. https://doi.org/10.35316/jpii.v5i1.218

Muhakamurrohman, A., Kairo, A.-A., & Nasr, M. (2014). 109-1 Radisi (Hal. 109-1 Radisi (Hal. 109-1 Radisi (Hal. 109-1 Radisi (Hal. 109-118) 18) 18) 18) 18) | 109. Jurnal Kebudayaan Islam, 12(2), 109–118.

Muthohharoh, F. M., Azizah, N., Holihah, M., & Anggraini, D. N. (2024). The Indonesian Journal of Social Studies Dampak Lingkaran Pertemanan Terhadap Proses Belajar Mahasiswa. 7(1), 112–123. https://journal.unesa.ac.id/index.php/jpips/index

Novita, S., Hasmawati, F., Utami Fitri, H., Zainal Abidin Fikry No, J. K., & Sumatera Selatan, P. (2023). Analisi Komunikasi Circle Pertemanan Siswa Dalam Perubahan Konsep Diri. Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Media Sosial (JKOMDIS), 3(1), 160. https://doi.org/10.47233/jkomdis.v3i1.567

Prasojo, R. H., Hasanah, U., Oktaviani, M., Keluarga, P. K., Jakarta, U. N., & Dki, J. (2024). Pendidikan Berkualitas: Menciptakan Hubungan Pertemanan Yang Sehat Di Kalangan Siswa Dalam Mengurangi Bullying Di Lingkungan Sekolah. 16(November 2024), 117–128.

Rahma, T. A. (2023). Peran Circle Pertemanan terhadap Tercapainya Tugas Perkembangan Pada Mahasiswa Baru. Penguatan Karakter Menuju Konselor Multibudaya Dijiwai Nilai-Nilai Religius, 3(1), 1372–1378. http://seminar.uad.ac.id/index.php/PSNBK/article/view/13591

Rahmanda, J. F., & Hidayah, L. N. (2024). Implementasi Bimbingan Konseling Kelompok Untuk Mengatasi Bullying Di Pondok Pesantren Fadhlul Fadhlan Semarang. Jurnal Penyuluhan Agama, 11(2), 167–176.

Rohmah, O. I. (2022). Analisis Interaksi Simbolik Kenakalan Remaja Di Pesantren (Studi Kasus Di Pondok Pesantren Al Mumtaz Yogyakarta). HUMANIS: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial Dan Humaniora, 14(1), 23–32. https://doi.org/10.52166/humanis.v14i1.2785

Saajidah, L. (2018). Fungsi-Fungsi Manajemen Dalam Pengelolaan Kurikulum. Islamic, Jurnal Manajemen, Education, 3(2), 201–208.

Sukana. (2024). Transformasi Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) di Era Digital: Tantangan dan Peluang Tahun 2024. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 3955–3965.

Supardi, S. (2014). Kontribusi supervisi kepala madrasah, iklim kerja, dan pemahaman kurikulum terhadap kinerja guru madrasah aliyah. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 20(1), 59–73.

Yusnan, M., Abal, (2025). Implementasi sikap siswa terhadap pertemanan di lingkungan sdit rumah anak soleh. 02, 1–6.

Zulfah, R. F., Fitriyah, D. W., & Zuhro’ Fitriana, A. Q. (2023). Analisis Dampak Manajemen Konflik Toxic Friendship Pada Santri di Pondok Pesantren Darul Arifin 2. Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB), 1(2), 243–251. https://doi.org/10.47233/jemb.v1i2.733

Published
2025-11-26
How to Cite
Marwiyah, S., Dasuki, M., Nafi’ah, K., Aini, I., Yulifah, Y., Wardani, N., Himmah, F., Kamilah, W., Marfu’ah, S., Fathiyah, H., Putri, S., Zulkarnaein, S., Fitriah, L., Afiati, Z., Ati, A., Nazila, I., Fajariyah, L., Azzahra, A., Sadatunnisa’, A., Nisa, F., & Maulidia, A. (2025). PENANGANAN NEGATIF CIRCLE DI PESANTREN. Pandalungan: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 95-108. https://doi.org/10.62097/pandalungan.v4i1.2497
Section
Articles